Jika Ingin Bercinta Saat Hamil, 4 Hal Ini Harus Diperhatikan

Ketika sedang hamil tidak jarang pertanyaan “apakah masih bisa berhubungan seks?” diutarakan oleh para pasangan. Ahli kandungan sendiri tidak mempermasalahkannya namun tetap saja mungkin ada beberapa orang yang khawatir.

Dimulai dari ada yang takut akan keguguran, bisa melukai janin dalam kandungan, hingga khawatir memicu persalinan ada beragam alasan yang membuat pasangan berpikir dua kali bila ingin bercita. dr M. Nurhadi Rahman, SpOG, dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta terkait hal ini menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan catatan istri tidak merasa mengalami masalah.

Sebenarnya memang ada beberapa hal – hal menarik yang mungkin harus diperhatikan. Berikut di bawah ini adalah fakta-fakta bercinta ketika hamil seperti dikutip dari beberapa sumber togel singapura:

  1. Nafsu Istri Meningkat

Terapis seks Dr Kat Van Kirk dari Advanced Study of Human Sexuality mengatakan beberapa perempuan ketika sedang hamil mungkin malah mengalami peningkatan gairah seksual. Penyebabnya jika menurut situs judi online resmi Van Kirk karena adanya peningkatan hormon dan aliran darah ke area intim membuat lubrikasi menjadi maksimal.

Oleh karena itu para suami tidak ada salahnya lho menjawab keinginan istri untuk bercinta meski sedang hamil.

  1. Tidak Harus Penetrasi

Bercinta dengan istri yang hamil tidak berarti harus selalu melakukan penetrasi. Aktivitas intim lainnya seperti berpelukan, berciuman, seks oral atau bermain dengan mainan seks juga bisa jadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan seksual tanpa perlu merasa canggung.

“Baik pria dan wanita bisa saja merasa canggung bila berhubungan seks ketika sedang hamil tua. Walaupun keduanya mungkin saja sama-sama bergairah, mereka tetap bisa kok memenuhi kebutuhan seksualnya dengan cara tanpa penetrasi,” kata terapis seks Ursula Ofman.

  1. Pilih Posisi Yang Tepat

Bila memang ingin melakukan penetrasi, maka silahkan saja tapi dengan posisi yang disesuaikan sehingga tidak memberikan tekanan berlebih pada kandungan. Konsultan seks Dr. Andri Wanananda, MS, mengatakan ada beberapa posisi yang bisa dicoba.

“Posisi senggama selama kehamilan yang tidak membebani rahim: woman on top; side by side; rear entry (doggie position); side-lying berhadapan,” kata dr Andri.

  1. Penis Tidak Mengganggu Janin

Mengenai pemikiran yang tetap ingin melakukan penetrasi ketika berhubungan intim maka penis akan ‘menyodok’ janin, menurut dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya kenyataannya penis hanya bisa menyentuh ke leher rahim. Sementara itu bayi berada di dalam rahim dan terlindungi cairan ketuban.

“Jadi nggak mungkin kalau penisnya sampai menyodok si janin. Lagipula panjang penis pada setiap pria kan berbeda – beda, begitu juga kedalaman vagina pada wanita berbeda. Jika ada yang merasa perut terasa tidak nyaman saat bercinta, pada beberapa ibu hamil agen judi terpercaya memang bisa seperti itu kemungkinan karena rahim akan agak turun akibat gravitasi,” kata dr Hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s