4 Tahap Latihan Olahraga Di Bulan Suci Ramadhan

Bulan puasa seharusnya tidak menjadi halangan untuk tetap melakukan rutinitas olahraga. Bila Anda memilih waktu dan jenis olahraga yang tepat, maka tidak perlu takut lelah dan menganggu ibadah puasa Anda.

Menurut National Fitness Training Manager Fitness First Indonesia, Dr. Alia Basalamah, selama bulan Ramadhan, olahraga di bulan puasa harus dilakukan bertahap.

Di minggu pertama adalah ketahanan stabilitas. Latihan ini untuk memperbaiki postur tubuh Anda, sehingga terbiasa memiliki kontrol gerak yang lebih baik saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Di minggu kedua, Anda bisa melakukan adaptasi otot yang berguna untuk membangun dan ketahanan otot agar bisa tetap aktif melakukan latihan fisik. Di minggu ketiga, Anda bisa mempraktekkan total body tension untuk menjaga dan memperkuat koordinasi tubuh Anda melalui gerakan tubuh yang bergerak ke segala arah.

Di minggu terakhir adalah aktivasi otot inti. Intensitas latihan pada minggu ini akan berkurang dan difokuskan untuk menguatkan otot inti.

“Latihan untuk empat tahapan ini sangat sederhana dan bisa dilakukan di mana saja. Apabila membutuhkan alat, maka bisa ditemukan dengan mudah, tidak perlu ke tempat fitness. Misalnya di tangga kantor,” kata Alia dalam acara temu media di Fitness First Platinum mal Senayan City, Jakarta Selatan 23 Mei 2017.

Jika  Anda ingin menggunakan beban berat di tangan, Anda bisa menggunakan botol yang berisi air atau pasir. Selain itu, Anda tidak perlu pusing untuk mencari matras, cukup dilakukan di karpet.

Keempat tahapan latihan ini merupakan bagian dari Blisfully Fit For Ramadhan dan Fitness First Indonesia. Anda bisa mengeksplorasi bermacam-macam jenis latihan serta tips untuk berolahraga selama bulan puasa Ramadhan dengan cara mengunduh aplikasi CustomFit di iOS atau Android seharga Rp 15.000.

Ada 10 gerakan yang dilakukan, antara lain reverse step with arm drive, dumbell squat with press, hingga push-up to plank row. Seluruh gerakan itu juga terdapat dalam aplikasi CustomFit.

Gerakan-gerakan tersebut memiliki tingkat intensitas berbeda dan diantara gerakan tersebut, gerakan dengan intensitas paling tinggi adalah  gerakan dumbell squat with press. Dalam gerakan ini, kita membawa beban di kedua tangan, kemduian di pegang sejajar bahu. Perlahan, tekuk lutut sampai posisi setengah duduk, lalu kembali ke posisi berdiri sambil mengangkat beban ke atas. Lakukan beberapa kali.

Dijelaskan oleh Trainer Fitness First, Cisco, secara keseluruhan kesepuluh gerakan tersebut memiliki intensitas ringan ke sedang, sehingga cocok untuk jenis olahraga saat bulan puasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s