Pria Merasa Lebih Maskulin Saat Melihat Pasangannya Orgasme

Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan, pria menginginkan pasangannya orgasme agar mereka bisa merasa lebih maskulin. Para peneliti dari University of Michigan, Amerika Serikat, mengembangkan sebuah eksperimen bernama The Imagined Orgasm Exercise.

Eksperimen ini melibatkan 810 pria secara acak. Para pria tadi diminta untuk membaca sebuah sketsa situs judi online terpecaya agar mereka bisa memperkirakan seorang wanita mencapai klimaks atau tidak saat berhubungan seks dengan mereka.

Hasil penelitian menunjukkan, pria merasa lebih maskulin dan dihargai secara seksual saat mereka membayangkan wanitanya mencapai klimaks.

“Banyak pria yang melihat orgasme wanita sebagai pencapaian maskulinitas. Hal ini memberikan gairah motivasi judi online yang lebih tinggi saat menyaksikan pasangan wanitanya orgasme,” tulis para peneliti dalam The Journal of Sex Research, sesuai ditulis The Cable, Minggu 30 April 2017.

Pria juga melaporkan, wanita sering berpura-pura orgasme untuk menjaga rasa maskulinitas pria dan membuat pria merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

Orgasme yang jarang terjadi dapat dilihat sebagai kegagalan kemampuan seorang pria, yang bisa dibilang seperti disfungsi medis atau psikologis.

“Wanita yang berkonsultasi medis soal masalah judi online orgasme digambarkan mengekspresikan kekhawatiran karena adanya perasaan ketidakmampuan seksual pasangan pria (yang membuat wanita tidak mampu mencapai orgasme),” kata para peneliti.

Seksualitas Wanita Dan Pria

Peneliti Sara Chadwick mengatakan, penelitian cukup menyakinkan, seksualitas antara wanita dan pria secara historis lebih banyak berbicara mengenai kesenangan pria.

“Biasanya berakhir dengan orgasme para pria dan seringkali orgasme para wanita bukan bagian dari cerita kehidupan seks. Di jaman Victoria, wanita dianggap tidak memiliki agen judi online terpecaya jenis seksualitas apapun. Revolusi seksual tahun 60-an dan 70-an membawa kemajuan terhadap kebahagiaan perempuan pada saat itu sampai sekarang. Orgasme wanita mejadi simbol kesetaraan jender,” jelas Sara.

Namun penelitian juga menemukan, banyak wanita memalsukan klimaks untuk menyenangkan pasangan pria. Fenomena ini menyoroti, masih banyak wanita yang memprioritaskan ego pasangan pria daripada hasrat seksual mereka sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s