Berhenti Masturbasi, Apa Efeknya Terhadap Kesehatan?

Tidak banyak memang orang yang mau bicara terbuka tentang masturbasi, namun faktanya baik pria maupun wanita melakukan hal ini.

Bila dilakukan secara wajar masturbasi disebut ahli bisa membawa dampak positif untuk kesehatan.  Konsultan seks detikHealth Dr. Andri Wanananda, MS, mengatakan dengan masturbasi hormon rasa senang yang dilepaskan oleh otak singapore pools dapat melawan stres, dan ejakulasi yang rutin juga akan mengurangi risiko kanker prostat.

Akan tetapi bagaimana bila seseorang sama sekali tidak masturbasi? Jawabannya tergantung dari tiap individu. Bila libidonya tinggi maka menahan masturbasi dapat menjadi sesuatu toto singapura yang tidak nyaman dan bisa membuat seseorang frustasi.

“Menahan hasrat masturbasi yang menggebu itu memang berbahaya, dalam arti tidak nyaman. Laksana rasa haus dan dahaga yang tidak terpenuhi,” jelas Dr. Andri beberapa waktu lalu.

Tapi bukan berarti berhenti masturbasi sama sekali tidak bisa dilakukan. Seorang pria bernama Clark Chiller misalnya mengaku kepada Men’s Health bahwa dirinya sudah berhenti situs judi online terpecaya masturbasi selama beberapa tahun terakhir.

Menurut Clark dengan berhenti masturbasi ia bisa jadi lebih perhatian kepada istri dan lebih fokus. Hanya saja memang diakui olehnya ia bisa berhenti karena telah menikah dan berada di usia 40-an sehingga libidonya tidak setinggi dulu.

“Tapi bukan berarti seksualitas saya hilang. Saya beberapa kali mimpi basah sejak mulai melakukan eksperimen ini dan setiap kali terjadi merupakan suatu kejutan. Bila tubuh membutuhkannya namun tidak Anda sediakan maka alam toto singapura akan mengambil alih,” kata Clark seperti dikutip dari Men’s Health.

Psikolog Zoya Amirin, MPsi, mengatakan dalam kacamata psikologi seksual masturbasi sebetulnya termasuk perilaku seksual yang sehat. Dengan catatan masturbasi dilakukan dengan tidak menganggu kehidupan dan tetap aktif menjalankan tugas dan tanggung jawab sosial dan masyarkat.

“Lakukan masturbasi untuk melepaskan ketegangan seksual, tidak mengorbankan aktivitas sosial dan pekerjaan, juga tanggung jawab sehari-hari,” tutur Zoya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s